Rabu, 18 Juli 2018

Cintaku Naik Turun

Kadang kalau Cinta itu semuanya tiba-tiba jadi putih, cemerlang bersinar, seakan-akan kita lupa kalau masih ada orang lain yang ada disekitar kita. Tapi kalau sedang gak Cinta tiba-tiba semuanya runtuh benar-benar runtuh, kayak semua hal di dunia ini bakal salah gitu. Yah.. begitulah dengan Iman yang naik turun juga. Kadang naik, saat naik itu entah kenapa kecintaan kita sama Allah bener-bener bertambah beribadah bener bener sering, sering ini dan itu. serta jauh lebih tenang hatinya.
Tapi kalau misa Iman kita turun, semuanya serba lemah apapun, mulai dari hati ini yang gundah gulanah gak jelas. Sampai merasa pesimis tentang hidup kita, yah ujungnya sampai lemahnya Iman kita, jauh dari kontrolan hati mentok sampai kita tak punya rasa malu mentok banget kita pindah keyakinan. Naudzubilllah,
Jadi sebenernya aku lagi mengalami naik turunnya cinta banget, hahahah. Ini macem gantian sih, kadang kalau cinta sama dunia, akhiratnya sering lupa. Kalau cinta sama akhirat pun kadang juga lupa kalau kita masih dunia dan memang teman seiman yang selalu mengingatkan kebaikan adalah teman terbaik. Cuma bisa berterimakasih dengan teman-teman yang masih ada di sekitar. Tolong ingatin lagi kalau misal masih punya banyak kesalahan. hehehe. 
Tapi yang jelas jika hati ini terlalu sering berbolak balik dekatkan hati ini kepada pemilik hati, hahaha. mohon doa yang sederhana sekali. sangat sederhana. kan :)

Dunia ini memang seperti khamr bagi akhirat, jika kita terlalu hayut di dalamnya maka kita termasuk orang yang merugi di dunia ini


Jumat, 13 Juli 2018

Kiasan Cinta

Kata kiasa itu sebenarnya hanya bercanda, tapi kerap kali menyakiti. 
ahh salah bukan kiasan, tapi memang hanya kita yang tinggal disini yang paham. 
Bahwa hal itu bentuk cinta terkadang 
blk, ck,
thank you kawan,
Tapi harusnya mulai saat ini, aku harus meninggalkanmu dan kembali lagi kepada prinsip-prinsip yang harusnya aku miliki, entah aku tanam dimana saat ini

Kamis, 12 Juli 2018

First Time Do'a.................

Malam itu entah kenapa terasa aneh. untuk pertama kalinya. Ada hal lain yang aku minta. Ahh malu sejujurnya untuk mintak hal ini ke Rabbku tapi mau gimana lagi, sudah berumur. Udah waktunya gak masalah kan?
hahahaha
Emang gak ada masalahnya sih, cuma yah begitu begitu aja hasilnya. Belum ada "ending" yang dibuat. Mungkin memang Rabbku menginginkan diri ini agar selalu tak lupa berdo'a kepadanya. Agar senantiasa bercumbu di sepertiga malam akhir denganNya. Kamu baru mintak hal seperti itu hanya beberapa kali, dan mintak dikabulkan. Sedangkan pemilik hatimu yang sebenarnya jarang sekali kau temui. Oh iya, setidaknya sehari 5 kali kau temui, belum lagi kau tambah dengan segala ibadah sunnah. begitu kamu mintak do'a kamu terkabul? ahhh, mungkin diri ini masih belum mampu. Belum ada daya dan upaya, untuk membuat itu menjadi nyata. 


"Ya Allah … aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’, dari jiwa yang tidak merasa puas, dan dari doa yang tidak didengar (tidak dikabulkan).” (HR. Abu Dawud no. 1548, An-Nasa’i no. 5536, dan Ibnu Majah no. 3837.)"

Banyak sekali hal-hal yang harusnya kita mintak, lebih kita hargai lagi keadaanya. Dan masih bersyukur, ada Allah karena apa-apa bisa mintak. Kalau gak ada Allah, kepada siapa kita meminta sesuatu? Memohon segala yang ada dunia? memohon agar rejeki selalu berlimpah? memohon agar diberikan surga? Ingatlah Allah, dan jangan syirik.