Minggu, 31 Maret 2013

Masih beruntung

Pernah bayangin nggak, kalau ternyata keluargamu yang besarin kamu selama ini itu bukan keluargamu sendiri?
Pernah bayangin kalau kasih sayang yang diberi kepadamu bukan dari orang yang sedarah denganmu?
Pernah bayangin seumur-umur kamu ternyata kamu tak pernah bertemu dengan Ibu dan Ayah kandung?
Jujur, aku nggak pernah bayangin itu semua.. Tapi tiba-tiba ada orang yang ngabari kamu kalau kamu bukan anak kandung dari Ayah-Ibumu .. Boom.. aku rasa bagaikan suatu hantaman yang dahsyat. Mungkin hatimu akan remuk. Serta akan menangis sejadi-jadinya. aaahhh... mungkin kamu bakal jadi orang yang begitu kecewa sekali... kecewa dengan lingkungan sekitar, apalagi dengan kondisi UNAS kurang beberapa hari lagi.. yakk.. dooommm

Mungkin kita sering kali lupa dengan apa yang ada di sekitar kita, yaitu keluarga. Itu nikmat yang segala-galanya. Sering kali kita lebih sibuk dengan hal-hal yang ada di luar. Tanpa tahu yang terjadi di dalam keluarga. Nikmatilah kawan semuanya, Jangan kau sia-siakan dirimu ketika bersama keluargamu. Masih beruntung sekali kalian, masih bisa berkumpul dengan keluarga kandung kalian. Aku tak tahu, bagaimana nasib orang yang sampai sekarang masih tak pernah bertemu dengan keluarganya.. 
Sayangilah mereka , semasih ada waktu untuk bertemu dan membahagiakan mereka.. 
Fabiayyi 'alaa irabbikuma tukaddiban

Tertutup rapi

Gak tahu tiba-tiba mikir, seperti pertanda dari kecerugianku akhir-akhir ini. Yang aku hanya bisa diam tak tahu harus berbuat apa. Ya karena aku bukan siapa-siapa bagi orang yang mengalami ini. Hanya seorang sahabat yang selalu menemaninya sejak dia kecil, Sejak aku dan dia duduk di bangku TK, hingga saat ini persahabatan kami masih terjalin. 
Hingga sampai suatu hari aku tahu apa yang terjadi pada dirinya sebenarnya. Tentang keganjalan yang terjadi antara hubungan persaudaraan yang ada. Tanpa dia tahu apa yang sebenarnya terjadi. Ingin berkata ini dan itu kepada dia. Tapi aku hanya bisa diam.. diam.. hanya iba. seperti yang ada di film saja. Semuanya tertutup rapi tanpa ada yang tahu, apa yang sebenarnya terjadi.

Sabtu, 30 Maret 2013

Parthner Kem to the Pel

Aku akui emang aku suka banget ngomong kempel yang artinya aku juga gatau apa, pokoknya kempel. Sampek akhirnya aku suka sendiri kalau temenku nyemangatin aku dengan kata "SEMANGAT KEM TO THE PEL" --' padahal gak ada artinya... haha. Tapi ini karangan orang yang aku sudah menganggap dia "B" ku tauk... hahaha.. B=brother man

and then.. this day, aku melakukan hal kempel lagi. Tapi sejujurnya hampir tiap hari aku melakukan kempel ria ~, tapi hanya dengan orang-orang tertentu saja. Kalau nggak gitu yah forever alone lah ~
hari ini aku nganterin sih partner gue pulang, Elce nama samarannya *kepek*. Aku nganterin orang ini , tanpa dia memakai pengaman kepala (read: helm), padahal rumahnya dia daerah Simo lumayan jauh gitu. Lah karena aku udah canggih banget naik motor, hampir semua jalan Surabaya yang kecil-kecil gang gang sempitpun aku tahu. Yah nggak ketilang gitu deh, hebat kan.. (sombong dikit yah). Entah mengapa aku iseng mengajak orang ini untuk lewat rumah seseorang yang berhubungan aku lagi dilanda *sensor*. Yah trus aku agak lupa jalan menuju rumah orang ini, tapi untungnya aku nggak nyasar lho. then, yah begitu lah cuma celingukan aja lewat depan rumahnya. Sih teman yang lagi aku gonceng ini maunya neriakin orangnya "aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa......................................" gitu tapi sayangnya nggak jadi. Jadinya nggak keluar deh. Tapi aku lihat tak ada motor atau mobil yang ada di garasinya, yah trus hanya rumahnya yang terbuka lebar. Yaudah, aku langsung aja nganterin orang yang aku gonceng ini, berhubung rumahnya sudah mulai dekat. Waktu nyampai, dan ketawa-ketawa cekikan dapet info yang lumayan.. ahaha. Sejujurnya infonya yah nggak penting, tapi yah tak buat agak pentingan gitu deh.. haha

Oke thanks yah buat orang-orang kempel yang ada di sekitarku.. yang selalu nyemagatin aku. yang selalu bikin aku tersenyum,, hehe... Buat orang yang rumahnya tak lewati, ntar pas loe udah nggak di Surabaya. Gue bakal sering lewat depan rumahmu. Tapi cuma lewat, soalnya dekat rumahnya Elce. Sekalian alibi nantiknya kamu lagi di Surabaya apa nggak.. hahaha

Jumat, 29 Maret 2013

aku aku aku
mata mata mata
bengkak bengkak bengkak 
makan makan makan
lapar lapar lapar
kangen kangen kangen
orang orang orang
kamu kamu kamu

Kamis, 14 Maret 2013

Nggak enak itu...

waktu kamu minum segelas air putih rasanya pahit..
waktu kamu makan tapi setelah itu kamu harus ngeluarin semua yang udah kamu makan...
waktu kamu harus belajar tapi ngelihat bacaan aja kepalamu nyut-nyutan...
waktu kamu ngobrol bingung gak karuan...
waktu kamu cuma mikir mikir dan mikir... 
tapi harusnya kamu istirahat total gak boleh ngapa-ngapain....
hmm..
yah kalian tahu itu waktu apa?
waktu sakit lah..
Jadi keinget sebuah hadits yang isinya 
"Manfaatkan lima perkara sebelum lima perkara: [1] Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu, [2] Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, [3] Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu, [4] Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu, [5] Hidupmu sebelum datang kematianmu.” (HR. Al Hakim dalam Al Mustadroknya, dikatakan oleh Adz Dzahabiy dalam At Talkhish berdasarkan syarat Bukhari-Muslim. Hadits ini dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Al Jami’ Ash Shogir)"

bener-bener harus dimanfaatin waktu sehat itu, dari pada kayak sekarang ini. mau ngapa-ngapain nggak enak....
yuk jaga kesehatan... *senyum*

Sabtu, 09 Maret 2013

Cemerlang

pagi-pagi ini nggak semangat buat jalani kehidupan, rasanya agak gelap saja. Namun tiba-tiba ketika membuka akun lain di twitter.. berasa ada sesuatu yang membuat diri ini tersenyum riang gembira... tapi cukup untuk menambah semangatku yang mulai rapuh. Hanya karena suatu tweet bisa merubah hidup.. hmmm. ini tak kasih tahu tweetnya.. hehe



  • Jika kita tdk dapat memiliki yg kita sukai, maka sukailah apa yg tlah kita miliki. krn itulah bentuk dari rasa syukur kita. ()
  • Terkadang kita takut untuk memberi. Padahal apa-apa yg kita miliki sekarang adalah sebuah pemberian. | ()
  • Semakin byk cobaan yg kita hadapi, semakin Allah sayang kpd kita & kita adlh org pilihan yg dipilih Allah utk menjalaninya. ()
  • Ketika ketabahan sedang diuji, maka kesabaran adalah kuncinya! | ()
  • Saat terindah bagi seorang muslim adalah saat-saat dimana ia merasa sangat dekat dengan Allah.. :-) | ()
  • Semoga setiap langkah yg kita ayunkan dan setiap nafas yg kita hembuskan. Kita selalu ingat pada Allah. | ()
  • Selalu update status?? Jangan lupa untuk selalu update juga baca Qur'an-nya.. | ()
  • Saat kita merasa galau, sunyi, sepi, dan sendiri.. Itu pertanda sedang jauh dari Allah.. Maka segeralah mendekati-Nya.. :) ()
  • Jika engkau terus menerus mengeluh itu petanda kamu lemah.. Bangkitlah dan raih esokmu. | ()
  • Masalah dalam hidup kita menjadi penguji seperti apa kualitas hidup kita, & seberapa kuat pondasi kehidupan kita tertanam. ()
  • Setiap mata, Hati, Tangan dan kaki akan dimintai pertanggungjawabawan. Maka gunakanlah untuk kebaikan. | ()
  • Seringlah berbuat kebaikan maka engkau akan mendapatkan kebaikan pula. | ()
  • Kebaikan itu tak bersyarat terhadap makhluk ... | ()
  • Kalau badan ini tak dipakai untuk taat, maka habislah ia untuk maksiat. | ()
  • Kalau waktu kita tak dipakai utk kebaikan, kan habislah ia untuk keburukan, tak ada jalan lain. | ()
  • Kamis, 07 Maret 2013

    Permintaan Terakhir

    Aku punya sahabat yang dari pertama kita deket sampai akhir kita nggak pernah foto bertiga, miris mungkin rasanya. Sering ngumpul buat cerita ini dan itu serta main-main tapi foto aja kita nggak punya dan nggak pernah buat bertiga. Pernah salah satu dari kami mengajak untuk foto bertiga untuk kenang-kenangan, tapi entah mengapa aku menolak untuk foto bersama mereka yah akhirnya kita nggak foto. Aku rasa mungkin itu permintaan terakhir dimintak oleh sahabat itu yang sampek sekarang belum bisa terpenuhi.. Karena tepat pada hari itu pula hari terakhir aku bertemu dengan dirinya di dunia ini. Hari terakhir aku melihat canda dan tawanya. Hari terakhir pula dia minta pulsa ke aku, dan duduk di sampingku..

    Permintaan kecil yang begitu sepeleh tapi tak bisa untuk memenuhinya....
    Maaf yah nggak bisa memenuhi permintaan terakhir yang simple banget..

    Sekarang aku sama bas udah semester akhir di sekolah impian kita.. Jadi lagi sibuk banget , kayak pertama kalinya kita masuk sekolah ini... semoga aja kami dan teman-teman lain di sekolah impian ini bisa meraih impian kita masing-masing....

    aslinya sih cuma mau bilang.. sekalian cerita aja...Aku lagi kangen kamu ..


    Rabu, 06 Maret 2013

    Terbiasa

    Bagi kita orang Surabaya ucapan meso itu biasa aja kalau kita dengar, tapi bagi orang Jogja jelas tidak. 
    Bagi kita orang yang dikeluarga dididik oleh keluarga untuk tak perah berteriak dan berbicara lemah lembut, ketika mendengar orang teriak dan kasar akan merasa bahwa hal itu aneh.
    Bagi kita orang yang selalu dimanja dan selalu dituruti oleh orang tua atau orang dekat lainnya ketika sekali saja nggak dituruti bakal merasa sedih dan nangis-nangis gak karuan.
    Bagi kita yang terbiasa untuk memimpin, ketika suatu hari mendapatkan posisi dibawah rasanya tetap aneh jadinya berusaha banget buat tetep mimpin dan mengatur apa yang ada.
    Bagi kita ketika terbiasa ditemani ama seseorang dalam hidup kita, dan tiba-tiba orang itu nggak ada hilang buat selamanya tekadang bakal merasa kita bener-bener kehilangan
    Bagi kita yang terbiasa melakukan sesuatu lama-lama kita akan cinta dengan sesuatu itu. Sama halnya dengan Cinta yang datang karena terbiasa tak harus karena pandangan pertama
    Bagi kita yang ingin menghilangkan cinta, biasakanlah semua yang kita lakukan tanpa ditemani dengan orang yang kita cinta maka hilanglah cinta yang ada

    Terbiasa mungkin itu kata kunci dari semua yang sering kali kita lakukan. Karena kita melakukannya biasa, jadi kalau gak dilakukan yah aneh aja rasanya.

    Sama halnya dengan kita belajar Al-Qur'an kalau nggak terbiasa yah aneh aja. Mau ngafalin males banget, bacapun juga kadang males banget, baca-baca tajwid yah males banget, soalnya yah gak biasa.. Banyak si alasannya... yah Mungkin juga karena kita orang Indonesia, nggak tinggal di Arab sana. Sedangka bahasa Al-Qur'an itu kan bahasanya bahasa Arab. Hmm.. tahu nggak orang Arab aja lho juga yah banyak yang gak hafal Al-Qur'an sama kayak orang Indonesia juga banyak yang gak hafal sama Undang-undang Dasar negara kita. hmmm .. Toh nggak ada bedanya kan.. Justrul ada lho orang yang bukan dari arab sedangkan dia barusan jadi mu'alaf yah Contohnya kayak Fatih Seferagic yang udah hafal Qur'an.. dia gak terbiasa dari kecil. masak kita gak malu sama dia.. *nfms*

    Mungkin masih banyak hal-hal yang belum kita biasakan untuk memperdalam dalam memahami Al-Qur'an jadinya yah nggak bisa, cobalah minimal sehari 1 ayat saja untuk memahami dan membaca Al-Qur'an lama-lama kita juga bakal cinta kok... Kan cinta datang karena terbiasa.. hmm... Cobalah terbiasa membawa qur'an kemana-mana ntar juga bakal biasa untuk membacanya gak cuma dibawah aja qur'annya.. Tapi tetap aja, terbiasa tanpa danya tekat yang kuat gak bakal sempurna semua itu dan tujuan kita gak mungkin bakal tecapai deh... 

    Jadi intinya biasakan melakukan semuanya, orang menjadi sukses juga karenaterbiasa bersusah payah.. sama juga buat kita yang ingin meraih surga... Surga itu manis.. harusnya saat ini kita terbiasa untuk berpahit-pahit menuju jalan ke surga... Menjadi penghafal qur'an juga gitu, tidak akan menjadi Hafizh sebelum dirinya mencintai Al-Qur'an

    Maka dari itu jika ingin meraih semuanya, Terbiasalah mencintai jalan-jalan menuju ke tempat yang kita inginkan *senyum*